sekolahbanjarbaru.com

Loading

bikin surat izin sekolah

bikin surat izin sekolah

Bikin Surat Izin Sekolah: Panduan Lengkap untuk Orang Tua dan Siswa

Surat izin sekolah merupakan dokumen penting yang mengkomunikasikan ketidakhadiran siswa ke pihak sekolah. Alasan ketidakhadiran dapat beragam, mulai dari sakit, keperluan keluarga, hingga kegiatan di luar sekolah yang relevan dengan pendidikan. Menulis surat izin yang efektif dan sesuai aturan sekolah adalah tanggung jawab orang tua atau wali murid, atau bahkan siswa itu sendiri jika sudah cukup umur. Panduan ini akan membahas secara mendalam cara membuat surat izin sekolah yang baik dan benar, meliputi format, isi, contoh, serta tips penting agar surat izin Anda diterima dan dimengerti dengan baik.

Format Standar Surat Izin Sekolah

Format surat izin sekolah umumnya mengikuti format surat resmi, meskipun bisa disesuaikan sedikit dengan kebijakan masing-masing sekolah. Berikut adalah format standar yang direkomendasikan:

  1. Kepala Surat (Opsional): Jika Anda menggunakan kertas surat resmi keluarga atau memiliki logo keluarga, Anda bisa meletakkannya di bagian atas. Ini bersifat opsional dan tidak wajib.
  2. Tanggal Pembuatan Surat: Letakkan tanggal pembuatan surat di pojok kanan atas. Format tanggal yang umum digunakan adalah [Tanggal] [Bulan] [Tahun]. Contoh: 27 Oktober 2023.
  3. Perihal Surat: Tulis “Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah” di bawah tanggal. Perihal ini memberikan gambaran singkat tentang isi surat kepada penerima.
  4. Yth. [Jabatan Penerima]: Tuliskan jabatan penerima surat di bawah perihal. Biasanya ditujukan kepada “Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas]” atau “Yth. Bapak/Ibu Kepala Sekolah [Nama Sekolah]”. Pastikan Anda mengetahui jabatan yang tepat untuk menghindari kesalahan.
  5. Salam Pembukaan: Gunakan salam pembuka yang sopan, seperti “Dengan hormat,”.
  6. Isi surat: Bagian terpenting dari surat izin adalah isi surat itu sendiri. Pastikan isi surat mengandung informasi berikut:
    • Identitas Siswa: Nama lengkap siswa, kelas, dan nomor induk siswa (NIS) atau nomor induk siswa nasional (NISN). Informasi ini penting untuk identifikasi siswa yang bersangkutan.
    • Alasan Ketidakhadiran: Jelaskan alasan mengapa siswa tidak dapat masuk sekolah. Alasan harus jelas, jujur, dan dapat diterima. Contoh alasan: sakit, menghadiri acara keluarga (sebutkan acara apa), keperluan keluarga (sebutkan keperluan apa), mengikuti kegiatan lomba (sebutkan lomba apa).
    • Lama Ketidakhadiran: Sebutkan tanggal mulai dan tanggal berakhir ketidakhadiran. Jika hanya satu hari, sebutkan tanggal tersebut. Contoh: “Tidak dapat masuk sekolah pada tanggal 27 Oktober 2023” atau “Tidak dapat masuk sekolah mulai tanggal 27 Oktober 2023 sampai dengan 29 Oktober 2023”.
    • Permohonan Izin: Sampaikan permohonan izin secara sopan. Contoh: “Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon Bapak/Ibu memberikan izin kepada anak kami untuk tidak masuk sekolah.”
    • Janji Tindak Lanjut (Opsional): Jika memungkinkan, tambahkan janji untuk menindaklanjuti ketidakhadiran siswa, seperti menyelesaikan tugas yang tertinggal atau meminta catatan dari teman. Contoh: “Kami akan memastikan anak kami untuk mengejar ketertinggalan pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan.”
  7. Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang sopan, seperti “Hormat kami,” atau “Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.”
  8. Tanda tangan dan Nama Lengkap: Tanda tangan orang tua/wali murid di bawah salam penutup, diikuti dengan nama lengkap yang jelas. Jika surat izin dibuat oleh siswa yang sudah cukup umur (biasanya tingkat SMA), siswa tersebut yang menandatangani surat izin.
  9. Nomor Telepon yang Dapat Dihubungi: Sertakan nomor telepon yang aktif dan dapat dihubungi untuk verifikasi atau konfirmasi lebih lanjut. Ini akan memudahkan pihak sekolah untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan atau keperluan mendesak.

Contoh Surat Izin Sekolah Karena Sakit

[Tanggal]

Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah

Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas]
Dengan hormat,

Dengan surat ini, saya selaku orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [NIS/NISN Siswa]

Memberitahukan bahwa anak kami tersebut di atas tidak dapat masuk sekolah pada tanggal [Tanggal] dikarenakan sakit.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon Bapak/Ibu memberikan izin kepada anak kami untuk tidak masuk sekolah. Kami akan membawa anak kami ke dokter dan memberikan surat keterangan dokter jika diperlukan.

Hormat kami,

[Tanda Tangan]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]
[Nomor Telepon]

Contoh Surat Izin Sekolah Karena Keperluan Keluarga

[Tanggal]

Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah

Yth. Bapak/Ibu Kepala Sekolah [Nama Sekolah]
Dengan hormat,

Dengan surat ini, saya selaku orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [NIS/NISN Siswa]

Memberitahukan bahwa anak kami tersebut di atas tidak dapat masuk sekolah pada tanggal [Tanggal] sampai dengan [Tanggal] dikarenakan adanya keperluan keluarga, yaitu menghadiri acara pernikahan keluarga di [Nama Kota/Daerah].

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon Bapak/Ibu memberikan izin kepada anak kami untuk tidak masuk sekolah. Kami akan memastikan anak kami untuk mengejar ketertinggalan pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan.

Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Tanda Tangan]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]
[Nomor Telepon]

Tips Penting dalam Membuat Surat Izin Sekolah

  • Bahasa yang Sopan dan Formal: Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta hindari penggunaan bahasa informal atau slang.
  • Jelas dan Ringkas: Sampaikan informasi dengan jelas, ringkas, dan langsung ke inti permasalahan. Hindari bertele-tele.
  • Jujur dan Akurat: Berikan alasan yang jujur dan akurat. Jangan memberikan alasan palsu, karena hal ini dapat merugikan siswa dan merusak kepercayaan.
  • Tepat Waktu: Usahakan untuk mengirimkan surat izin sebelum atau pada hari ketidakhadiran siswa. Jika tidak memungkinkan, segera kirimkan surat izin sesegera mungkin setelah siswa kembali masuk sekolah.
  • Verifikasi Kebijakan Sekolah: Setiap sekolah mungkin memiliki kebijakan yang berbeda mengenai surat izin. Pastikan Anda memahami dan mengikuti kebijakan yang berlaku di sekolah anak Anda.
  • Simpan salinan surat itu: Simpan salinan surat izin untuk arsip pribadi. Hal ini berguna jika terjadi kesalahpahaman atau diperlukan bukti di kemudian hari.
  • Komunikasikan dengan Wali Kelas: Selain mengirimkan surat izin, usahakan untuk berkomunikasi langsung dengan wali kelas melalui telepon atau pesan singkat untuk memberitahukan ketidakhadiran siswa.
  • Pertimbangkan Dampak Ketidakhadiran: Pertimbangkan dampak ketidakhadiran siswa terhadap kegiatan belajar mengajarnya. Jika memungkinkan, atur jadwal ketidakhadiran di luar jam pelajaran penting atau saat tidak ada ujian.
  • Gunakan Template: Jika Anda kesulitan membuat surat izin dari awal, Anda dapat mencari template surat izin sekolah di internet. Pastikan template yang Anda gunakan sesuai dengan format standar dan kebutuhan Anda.
  • Periksa Kembali: Sebelum mengirimkan surat izin, periksa kembali semua informasi yang tercantum untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik atau informasi yang terlewat.
  • Surat Keterangan Dokter: Jika siswa sakit dan memerlukan izin lebih dari satu atau dua hari, sertakan surat keterangan dokter sebagai bukti pendukung.
  • Kegiatan di Luar Sekolah: Jika siswa izin karena mengikuti kegiatan di luar sekolah yang relevan dengan pendidikan (misalnya, lomba sains, seminar), sertakan bukti atau surat undangan dari penyelenggara kegiatan.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat membuat surat izin sekolah yang efektif dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ingatlah bahwa komunikasi yang baik antara orang tua/wali murid dan pihak sekolah sangat penting untuk mendukung keberhasilan pendidikan siswa.